Sebagai bagian dari perayaan Dies Natalis ke-65, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran menggelar Sharing Session Alumni Fikom yang menghadirkan enam alumni inspiratif: Roberth MV (Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga), Soleh Solihun (komedian dan sutradara), Ishfihana Hafny (Vice President of Technology, Asset Integrity Risk & BCM PT. Pertamina), Dioma Asatsuku (Head of Sports Vidio.com), Adhi Pratama (Public Relations Persib), dan Ronal Surapradja (komedian dan influencer). Acara ini dipandu oleh Ira Mirawati, dosen Fikom yang akrab disapa Bu Ira. Ia membuka acara dengan hangat dan mengundang Soleh Solihun untuk tampil dengan stand-up comedy singkat yang sukses mencairkan suasana.
Segmen pertama berfokus pada masa kuliah para narasumber. Soleh bercerita tentang keterlibatannya di BEM, membuat majalah Karung Goni dan Fikom Babe, serta pengalamannya membentuk band. Roberth MV mengingat masa aktifnya berorganisasi, mendirikan klub sepak bola, hingga bergabung dengan komunitas teater. Ishfihana Hafny mengenang pendirian Kelompok Grafis Fikom (KGF) dan menegaskan bahwa ilmu yang ia pelajari tetap relevan hingga kini, terutama dalam mengelola sistem, aplikasi, dan manajemen risiko. Ronal Surapradja berbagi bahwa ilmu komunikasi menjadi pintu rezekinya hingga saat ini dan berpesan agar mahasiswa aktif berorganisasi di dalam maupun luar kampus. Adhi Pratama, Head of Communication Persib, menceritakan masa aktifnya di KMF (Komunitas Musik Fikom) dan Komunitas Bandung Historia yang membantu membangun relasi dan keterampilan komunikasi. Sementara itu, Dioma Asatsuku mengungkapkan bahwa adanya atmosfer kampus yang membuatnya berani mencoba banyak hal dan berpesan agar mahasiswa berani mengambil peluang serta memaksimalkan pengalaman kuliah.
Pada segmen berikutnya, para narasumber membahas keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja. Dioma menegaskan bahwa pengalaman dan dampak yang dihasilkan jauh lebih diperhatikan dibandingkan sekadar nilai IPK, meski IPK tetap penting untuk dijaga. Adhi menambahkan bahwa kemampuan menulis menjadi salah satu keterampilan utama yang selalu ia cari dalam wawancara kerja. Ronal mengingatkan bahwa lulusan Ilkom setiap tahun sangat banyak, sehingga mahasiswa perlu mengenali minat, mencari peluang, dan memahami kebutuhan industri agar bisa menonjol. Ishfihana menyoroti pentingnya membangun portofolio sejak dini dan belajar berinteraksi dengan berbagai tipe orang. Sementara itu, Roberth mengingatkan agar mahasiswa menjaga jejak digital, mengisi media sosial dengan konten bermanfaat, serta selalu menjaga etika komunikasi, baik online maupun offline.
Adapun segmen terakhir diisi dengan sesi tanya jawab, di mana para peserta seminar berkesempatan mengajukan pertanyaan langsung kepada para narasumber.
Acara ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa Fikom untuk lebih aktif berorganisasi, memperkaya portofolio, dan mengasah keterampilan yang relevan dengan dunia kerja. Sharing Session Alumni Fikom juga menjadi pengingat bahwa masa kuliah adalah waktu yang tepat untuk bereksperimen, belajar, dan mempersiapkan diri menyongsong masa depan.
