Bening Putri Nabilla, yang akrab disapa Bening, merupakan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2023 yang terpilih sebagai perwakilan Program Studi Ilmu Komunikasi dalam ajang seleksi Mahasiswa Berprestasi tingkat Fakultas tahun 2025.
Sebagai seorang mahasiswa, Bening dikenal sangat aktif dalam kegiatan sosial dan memiliki berbagai prestasi di bidang public speaking. Selain itu, ia juga terlibat dalam beberapa kepanitiaan dan organisasi baik di tingkat jurusan maupun universitas. Semangat dan motivasi Bening untuk berkontribusi kepada masyarakat semakin besar, terutama setelah ia tumbuh besar di sebuah pulau terpencil di Kepulauan Riau. Bening meyakini bahwa kehidupan yang bermakna adalah ketika ia dapat memberikan dampak positif bagi banyak orang.
Hal inilah yang mendorong Bening untuk membawa gagasan inovatif dalam karya tulis ilmiahnya dalam mengikuti Pemilihan Mahasiswa Berprestasi yang berjudul “GROWTHCLASS: Penerapan Growth Mindset dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SMA di Provinsi Kepulauan Riau”. Karya ini berangkat dari permasalahan yang ditemukan di daerah asalnya. Berdasarkan data yang ada, motivasi belajar siswa di Kepulauan Riau hanya mencapai rata-rata 76,2%, yang menunjukkan adanya 23,8% siswa dengan tingkat motivasi belajar yang rendah.
Rendahnya motivasi belajar ini memotivasi Bening untuk merancang sebuah program bernama “Growth Class”. Program ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pelatihan psikoedukasi menggunakan metode Experiential Learning yang mencakup empat tahap: concrete experience (CE), reflective observation (RO), abstract conceptualisation (AC), dan active experimentation (AE). Program ini selaras dengan tujuan SDGs ke-4 mengenai pendidikan yang inklusif dan berkualitas, serta mendukung kesempatan belajar bagi semua. Tidak hanya itu, penerapan growth mindset diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap tujuan SDGs lainnya, seperti SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 5 (Kesetaraan Gender), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan SDG 10 (Mengurangi Ketimpangan).
“Rasanya sangat bersyukur bisa diberi kesempatan untuk membawa nama Program Studi Ilmu Komunikasi dan mengikuti ajang Mahasiswa Berprestasi. Proses persiapan yang sangat mepet membuat saya semakin termotivasi, dan saya sangat menikmati setiap tahapan yang saya jalani. Bertemu dengan mahasiswa berprestasi lainnya juga semakin memacu semangat saya untuk terus berkembang. Terlebih ketika saya berhasil masuk dalam dua besar sebagai perwakilan angkatan 2023, itu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi saya,” ungkap Bening dengan penuh rasa syukur.
Bening berharap ajang Mahasiswa Berprestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Dafina Shafa Salsabil, atau yang biasa disapa Dafina, merupakan mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2022 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran yang terpilih sebagai Mahasiswa Berprestasi Fakultas Ilmu Komunikasi Tahun 2025. Dafina dikenal aktif dalam kegiatan akademik dan organisasi kemahasiswaan, serta memiliki ketertarikan pada isu-isu sosial yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, dan peran generasi muda.
Dalam bidang akademik, Dafina memiliki sejumlah capaian, di antaranya menjadi pemakalah pada International Conference on Social Science, Environment and Technology Development tingkat internasional serta mempublikasikan artikel ilmiah pada jurnal nasional. Ia juga meraih beberapa prestasi dalam kompetisi, seperti Juara II Lomba Esai Tingkat Nasional dan Juara II Lomba Inovasi Proyek SDGs. Selain itu, Dafina merupakan Awardee Beasiswa Bank Indonesia, yang mendukung pengembangan akademik dan nonakademiknya selama masa perkuliahan.
Selain akademik, Dafina aktif dalam organisasi mahasiswa. Ia menjabat sebagai Direktur Jenderal Komisi 4 Dewan Perwakilan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran serta Kepala Departemen Human Resources Girl Up Universitas Padjadjaran. Di samping itu, ia juga memiliki pengalaman sebagai relawan dalam program “Wujudkan Menstruasi Sehat dan Bebas Stigma” yang diselenggarakan oleh Girl Up Southeast Asia. Pengalaman tersebut memberinya pemahaman awal mengenai masih terbatasnya ruang diskusi yang terbuka terkait isu menstruasi di masyarakat.
Pada ajang Mahasiswa Berprestasi, Dafina mengangkat gagasan kreatif berjudul “TEMAN BULAN: Solusi Gamifikasi untuk Meningkatkan Edukasi Menstruasi”, yaitu media edukasi berbentuk board game yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai menstruasi dan mengurangi stigma yang masih berkembang di masyarakat. Gagasan ini dirancang sebagai media pembelajaran yang interaktif dan inklusif bagi siswa sekolah dasar, baik perempuan maupun laki-laki, khususnya di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Melalui pendekatan gamifikasi dan komunikasi partisipatif, TEMAN BULAN diharapkan dapat menjadi alternatif media edukasi yang lebih mudah diterima dan relevan dengan konteks sosial setempat.
Dafina mengungkapkan bahwa pengalamannya mengikuti seleksi Mahasiswa Berprestasi menjadi proses pembelajaran yang berharga, terutama dalam mengelola waktu, menyusun gagasan secara lebih terstruktur, serta menyampaikan ide secara komunikatif. Ia berharap pengalaman ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk berani mencoba, mengembangkan potensi diri, dan peka terhadap isu-isu di sekitarnya.
Florencia Elaine atau yang lebih dikenal dengan Elaine merupakan mahasiswa aktif Ilmu Komunikasi yang dipilih untuk mewakili program studi dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Fikom Tahun 2023. Ia aktif dalam organisasi dan pengalaman yang berhubungan dengan mahasiswa internasional, seperti AIESEC, Unpad International office, dan organisasi melatih bahasa Inggris, yaitu English Speaking Union. Dengan pengalaman tersebut, ia memiliki prestasi di dalam lomba debat bahasa Inggris dan lomba yang sesuai dengan hobinya, yaitu menggambar. Ketika ia dipilih untuk mewakilkan Program Studi Ilmu Komunikasi, ia mengatakan bahwa dirinya senang dan bangga karena dipercayakan untuk mewakili program studi. Ia membawa gagasan kreatif dengan tema “Bangun Keluarga: Konseling Pra-nikah dengan Perspektif Komunikasi Interpersonal dan Psikologi Komunikasi”. Walaupun belum terpilih mewakilkan fakultas di ajang yang lebih tinggi, Elaine sangat mengapresiasikan pengalamannya tersebut. Ia belajar dari para dosen juri dan bertemu dengan banyak mahasiswa berprestasi lainnya sehingga memotivasinya untuk semakin berprestasi dan mengembangkan diri.
Rudi Reynal Sulaiman atau biasa disapa Rudi merupakan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi yang menjadi perwakilan Program Studi Ilmu Komunikasi untuk mengikuti seleksi pemilihan Mahasiswa Berprestasi tingkat Fakultas tahun 2023. Ia adalah seorang mahasiswa yang aktif dan memiliki prestasi di lingkungan sosial, salah satunya adalah dengan mendirikan organisasi bernama Gerakan Mengajar Desa. Gerakan Mengajar Desa merupakan organisasi pemberdayaan pemuda untuk menjadi relawan pendidikan dengan tujuan untuk membantu pemerataan pendidikan di lndonesia. Organisasi yang dirintisnya sejak 2018 lalu saat ini sudah tersebar dan memiliki kepengurusan cabang di 28 provinsi di Indonesia, 144 kabupaten/kota di Indonesia, serta memiliki 8.500+ relawan pendidikan. Selain itu, ia juga memiliki pengalaman menjadi ketua Cianjur Grand University Days, sebuah komunitas mahasiswa yang berdomisili di Kabupaten Cianjur, dan beberapa kali diundang menjadi seorang pembicara pada berbagai event webinar kepemudaan/pendidikan tingkat regional hingga nasional.
Rudi menceritakan mengenai pengalamannya menjadi perwakilan Mahasiswa Berprestasi Program Studi Ilmu Komunikasi di tingkat fakultas. Ia mengatakan bahwa ia sangat senang dan bangga karena mendapatkan kepercayaan untuk mewakili Prodi Ilkom di ajang Mahasiswa Berprestasi. Ia juga terkejut karena waktu persiapan yang dimilikinya lumayan mepet sehingga menurutnya hal tersebut menjadi sangat menantang. Rudi juga menceritakan mengenai karya ilmiah gagasan kreatif yang ia buat sebagai salah satu persyaratan dalam ajang tersebut, yaitu “Program 4N ‘Nu Ngora Nu Ngarojong’: Menciptakan Aktor Sosial Lokal Muda untuk Meningkatkan Minat Partisipasi Pendidikan Formal Masyarakat di Desa Nanggalamekar, Kecamatan Ciranjang”.
Nu Ngora Nu Ngarojong memiliki arti yang muda yang mendorong atau menunjang. Inti dari gagasan tersebut adalah mengenai metode pemberdayaan pemuda di salah satu lingkungan desa yang diproyeksikan menjadi aktor sosial di lingkungan sosialnya untuk mendorong partisipasi pendidikan formal masyarakat melalui pendekatan komunikasi yang mana masyarakat di Desa tersebut memiliki masalah dengan minat partisipasi pendidikan formal.
“Seru sekali melihat persyaratan yang harus dipenuhi, tahap persiapan yang padat, dan persaingannya sangat menantang bagi saya. Ajang ini sangat mendorong saya untuk push my self beyond the limit. Meskipun pada akhirnya saya belum bisa melanjutkan ke ajang pemilihan mahasiswa berprestasi tingkat universitas, tetapi pengalaman ini sangat berharga bagi saya”, cerita Rudi lebih lanjut. Rudi juga menyampaikan pesannya untuk calon peserta mahasiswa berprestasi tahun selanjutnya, “Intinya, siapapun yang mengikuti ajang ini tahun depan, harus benar-benar mempersiapkan diri dengan membuat prestasi-prestasi, baik akademik maupun nonakademik, menciptakan gagasan yang inovatif, terukur, dan realistis untuk dicapai dan memiliki dampak untuk masyarakat, serta mempersiapkan kemampuan speaking bahasa Inggris”.