
Fenomena maraknya kasus pernikahan anak di era digital menjadi pembahasan utama kompetisi Remind 2026 Ilmu Komunikasi Unpad. Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran sukses menyelenggarakan kompetisi internasional di bawah naungan Epicentrum Fikom Unpad ini pada 20 Mei 2026. Ajang yang berlangsung di Kampus Fikom Unpad ini menantang peserta untuk merancang strategi komunikasi demi memecahkan isu sosial masyarakat.
Menghapus Narasi Pernikahan Anak di Era Digital
Kompetisi ini mengangkat tema “Reshaping the Narrative: Innovative Communication Strategies to Eradicate Child Marriage in the Digital Era”. Panitia memilih tema ini karena maraknya narasi keliru tentang pernikahan anak. Banyak informasi di ruang digital dapat merusak generasi muda.
Dampak buruk lainnya, isu ini dapat mendoktrin seseorang untuk menikah di usia dini. Oleh karena itu, Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran menyelenggarakan kompetisi ini sebagai wadah untuk membangun pemikiran kritis serta menciptakan inovasi kreatif.
Mengkaji Strategi Komunikasi di Remind 2026

Para peserta harus melewati dua tahap wajib untuk menyelesaikan tantangan. Tahapan tersebut meliputi penulisan research paper dan pembuatan video edukatif. Setiap tim wajib menyusun strategi komunikasi berbasis riset.
Setiap karya harus menunjukkan kreativitas, pemikiran kritis, serta kedalaman analisis dalam menghapus narasi pernikahan anak. Seluruh karya dari kompetisi Remind 2026 Ilmu Komunikasi Unpad terbukti memiliki kualitas sangat baik, aplikatif, dan inovatif.
Project Officer Remind 2026, Mardiyah Fitri, merasa bangga dengan pencapaian semua peserta. Menurut pandangannya, para peserta mampu mengembangkan riset yang berkolaborasi dengan berbagai lembaga.
“Terdapat salah satu ide yang menarik bagi saya, yaitu melibatkan peran guru sebagai strategi melawan pernikahan anak,” ujar Mardiyah. Ia menambahkan bahwa banyak orang menganggap peran guru sebagai hal umum, tetapi memiliki dampak besar bagi muridnya. Terlebih lagi, murid tingkat SMP maupun SMA banyak mengalami kasus pernikahan anak.
Tim Narakarsa Unpad Sabet Juara Pertama di Remind 2026
Pengumuman pemenang membawa kegembiraan bagi keluarga besar Ilmu Komunikasi Unpad. Tim Narakarsa, perwakilan dari Program Studi Ilmu Komunikasi Unpad, sukses mengamankan posisi juara pertama. Tidak hanya itu, tim ini juga berhasil menyabet penghargaan Best Presentation.
Pencapaian ini membuktikan keunggulan yang dimiliki oleh mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Unpad. Sederet universitas lain juga berhasil membawa pulang penghargaan atas usaha keras mereka. Tim dari Universitas Airlangga berhasil meraih posisi juara kedua.
Perwakilan Unpad lainnya juga berhasil mengamankan posisi juara ketiga. Seluruh pencapaian ini menunjukkan bahwa ide dari para peserta siap memberikan kontribusi nyata.
Mardiyah berharap setiap peserta dapat merasakan kebahagiaan dalam proses berkarya sepanjang perlombaan. Lebih dari itu, Mardiyah juga berharap ajang kompetisi ini diharapkan dapat mendorong para peserta juga untuk menjadi agent of change. Generasi muda juga perlu berkontribusi dalam mengubah narasi keliru seputar pernikahan anak di masyarakat.
Penulis: Kayla Althafia Zahra
