
Nisrina Arija atau biasa dipanggil Ninis adalah seorang mahasiswi aktif angkatan 2023. Saat ini sedang menempuh semester 6 di Jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran. Meski sibuk dengan perkuliahan, dia konsisten menekuni dunia tarik suara hingga kerap mengisi acara besar sampai meraih juara nasional.
Cikal Bakal Bakat Bernyanyi
Ninis kecil berumur 5 tahun, tetiba masuk kursus vokal atas inisiatif ibunya. Sang Ibu memiliki alasan tertentu di balik keputusan tersebut. Beliau menyadari bahwa anaknya gemar bernyanyi kapanpun, entah di jalan maupun keadaan lain. Ibu Ninis berharap bakat anaknya dapat lebih terarah jika mengikuti kursus.
Lomba di Bangku SD Menjadi Batu Loncatan
Ninis putus kursus vokal ketika masuk Sekolah Dasar. Namun di suatu waktu kelas 3 SD, ia mewakili sekolah dalam perlombaan FSL2N 2014. Berbekal latihan otodidak, Ninis mengerahkan segala kemampuannya. Tak disangka, ia membawa pulang juara 2 tingkat Provinsi Jawa Barat. Dari lomba pertama inilah, Ninis semakin bersemangat dan mencoba lomba lainnya.
Momen Tak Terlupakan Tampil di Panggung Nasional
“Alhamdulillah aku dikasih kepercayaan untuk mewakili Satuan Kerja Kota Bandung,” ucapnya memanjatkan syukur.
Ia berhasil bersaing tingkat provinsi dan melanjutkan persaingan tahap nasional. Usaha tidak menghianati hasil, Ninis raih juara 3 tingkat nasional lomba vokal Bintang Radio Indonesia. Momen ini memiliki tempat spesial di hati Ninis. Bukan hanya ketika ia mendapat juara, melainkan proses selama perlombaan yang mana ia dapat bertemu keluarga baru dari berbagai provinsi.
Deretan Prestasi Kancah Provinsi dan Nasional
Berikut daftar prestasi menyanyi solo yang ditorehkan Nisrina sejak kecil sampai sekarang:
- Juara 2 – FLS2N 2014 tingkat Provinsi Jawa Barat
- Juara 2 – FLS2N 2018 tingkat Provinsi Jawa Barat
- Medali Perunggu – FLS2N 2021 tingkat Nasional
- Juara 1 – Piala Gubernur Pelajar Juara 2022 tingkat Provinsi Jawa Barat
- Juara 1 – Bintang Radio Indonesia 2024 tingkat Provinsi Jawa Barat
- Juara 1 – Bintang Radio Indonesia 2024 tingkat Nasional
Menyanyi = Cara Berkomunikasi
Ninis berujar bahwa menurutnya bernyanyi itu sama seperti berkomunikasi. Ia bisa menyampaikan perasaan kepada audiens dari sebuah nyanyian. Layaknya unsur komunikasi, yakni komunikator dan komunikan. Baik penyanyi ataupun pendengar, keduanya akan merasakan makna dari sebuah lagu.
Tantangan dan Trik Menghadapi
Tidak mungkin perjalanan seseorang mulus sejak awal hingga akhir, pasti ada tantangan tertentu. Kembali lagi, bagaimana cara kita menyikapinya? Ninis sendiri masih sulit mengendalikan pikiran akan memenuhi ekspektasi orang-orang. Ia berusaha menyiasatinya dengan melawan rasa malas latihan, gugup, dan terpenting berusaha memberikan yang terbaik. Trik Ninis agar percaya diri saat tampil ada pada mengendalikan pikiran terhadap hal-hal positif,
“…meyakinkan diriku bahwa orang lain tidak sepeduli itu kok,” terang Ninis memberi contoh.
Keseimbangan Antara Kuliah dan Karier
Ninis menyadari bahwa kemampuannya dalam bernyanyi, secara tidak langsung telah memberi banyak keuntungan. Pekerjaan yang semula dikira hobi semata, ternyata dapat menghibur semua orang serta menghasilkan pendapatan untuk dirinya. Meski begitu, ia tetap memprioritaskan pendidikan. Cara agar kedua elemen tersebut seimbang, yaitu membuat skala prioritas dan manajemen waktu dengan benar. Contohnya jika ada tawaran job menyanyi, ia akan pertimbangkan terlebih dahulu dengan jadwal perkuliahan agar tidak bentrok.
Pesan Penting: Jangan Menyiakan Potensi Dirimu
Terakhir, Ninis memberi pesan bagi pembaca untuk tidak sia-siakan kesempatan. Jika ada peluang, ambil dan jalani saja. Keberadaan Ninis di titik ini tak luput dari mencoba semua peluang yang ada. Jika kamu punya bakat, jangan dipendam. Kembangkan terus potensi dirimu, kamu akan mendapat jawaban dari sana. Ia kembali mengingatkan,
“Jangan lupa berdoa karena doa itu penting, setiap apapun yang kita lakukan pasti ada campur tangan Tuhan.”
Penulis: Isaura Catraliya Armani
