HomeAcaraPress Release “The Global Leap: Panduan Orang Tua untuk Program Studi Luar Negeri IUP Ilkom Unpad”

Press Release “The Global Leap: Panduan Orang Tua untuk Program Studi Luar Negeri IUP Ilkom Unpad”

International Udergraduated Program (IUP) Communication Science, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran melaksanakan kegiatan “The Global Leap: Parental Guide to IUP Fikom Study Abroad” pada hari Senin, 20 April 2026 di Auditorium Pascasarjana Fikom Unpad. Kegiatan ini merupakan agenda sosialisasi kepada orang tua mahasiswa IUP Angkatan 2024 yang perlu mematangkan persiapan keberangkatan mahasiswa untuk mengikuti program study abroad pada Semester Ganjil (Fall Semester) 2026. Program ini merupakan bagian dari strategi universitas menuju World Class University dan membekali mahasiswa dengan pengalaman lintas budaya yang relevan dengan industri komunikasi global.

“Kegiatan Parental Guide to Study Abroad Fikom Unpad ini sebetulnya untuk mensosialisasikan kepada orang tua mahasiswa, khususnya mahasiswa program IUP supaya mereka lebih  tahu kampus mana saja yang sudah membuka application dan juga teman-teman sudah bias mulai  submit dan juga persyaratan-persyaratan apa saja yang harus dilengkapi  untuk nanti mereka  keberangkatan ke luar negeri.” Jelas Tantri Annisa Hanjani, PIC IUP Ilmu Komunikasi Fikom Unpad.

Program study abroad tahun 2026 diprioritaskan bagi mahasiswa semester 5 dengan dua skema mobilitas utama: Visiting Student Program dan Student Exchange Program. Skema Visiting Student menjadi prioritas tahun ini dengan kuota yang relatif lebih besar, sementara skema Student Exchange bersifat lebih kompetitif dengan kuota terbatas.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Unpad, Dr. Andika Vinianto Adiputra, S.Sos., MA., menjelaskan bahwa melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperluas wawasan akademik tetapi juga kemandirian dan daya saing global (global employability). “Lulusan nantinya akan memperoleh Certificate/Letter of Program Completion sebagai nilai tambah selain gelar sarjana mereka,” ungkapnya.

Unpad telah menjalin kemitraan strategis dengan lima universitas ternama di Korea Selatan yang berlokasi di Seoul, Daejeon, dan Suwon. Beberapa kampus pilihan utama bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi meliputi:

  • Sungkyunkwan University (Seoul/Suwon): Fokus pada integrasi Komunikasi, AI, dan Big Data.
  • Hanyang University (Seoul): Unggul dalam metodologi Industry-Coupled Problem-Based Learning.
  • Ajou University (Suwon): Unggul dalam system dukungan administrative mahasiswa yang tech-savy
  • Myongji University (Seoul): Dikenal dengan fokus pada media digital.
  • Woosong University (Daejeon): Menawarkan lingkungan internasional dengan peringkat #1 di Korea untuk “International Outlook” menurut Times Higher Education.

Dalam kesempatan ini turut hadir juga Regional Manager Woosong University, Ignatius Hanny yang memaparkan gambaran kerjasama dengan Unpad. Pada Woosong University, mahasiswa Unpad dapat memilih berbagai program studi yang diajarkan sepenuhnya dalam bahasa Inggris, seperti Media & Communication Arts, Business Administration(terakreditasi AACSB), hingga Artificial Intelligence & Big Data. Woosong yang berlokasi di Daejeon, “Silicon Valley” Korea, menawarkan biaya hidup yang lebih terjangkau dibandingkan Seoul dengan fasilitas asrama yang lengkap.

Mahasiswa yang berminat harus memenuhi persyaratan ketat, antara lain telah menyelesaikan minimal 70 SKS dengan IPK minimal 3,3 serta memiliki bukti kemahiran bahasa Inggris (Duolingo, TOEFL, atau IELTS). Seleksi internal akan dilakukan segera setelah mahasiswa memilih universitas yang diminati dan mengirimkan dokumen esai yang menjadi salah satu syarat seleksi pada tingkat Program Studi.
International Undergraduate Program (IUP) Ilmu Komunikasi Unpad dirancang untuk menghasilkan lulusan yang kompeten di level global dengan pengalaman pembelajaran internasional dan program mobilitas wajib ke universitas mitra di luar negeri. Program ini juga sejalan dengan komitmen terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) yang berfokus pada peningkatan akses, mutu, dan kesempatan pembelajaran yang inklusif serta berdaya saing global. Lebih lanjut, orang tua dan mahasiswa diharapkan dapat bekerjasama dan lebih bersiap untuk dapat mendukung keberlangsungan program Study Abroad yang akan dimulai pada Agustus 2026.

Share: