Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran secara resmi memulai Praktikum Mata Kuliah Komunikasi Pemberdayaan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2023 di Desa Cileles selama delapan pekan, terhitung mulai 30 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik lapangan yang bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap proses komunikasi pemberdayaan secara langsung di tengah masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2023 akan menggarap 10 tema pemberdayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masyarakat Desa Cileles. Tema tersebut meliputi sanitasi, lingkungan, media sosial, kesehatan, ekonomi politik, sosial, perikanan, peternakan, teknologi pertanian, dan pertanian. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif bersama masyarakat desa.
Kegiatan pembukaan turut dihadiri oleh perangkat Desa Cileles yang diwakili oleh sektor pemerintahan desa serta sejumlah leading sector dari unsur masyarakat setempat. Kehadiran mahasiswa juga didampingi oleh dosen pengampu Mata Kuliah Komunikasi Pemberdayaan, yaitu Dr. Hadi Suprapto Arifin, M.Si., Ikhsan Fuady, S.IP., M.Si., dan Nadia Febriani, S.I.Kom., M.Si. Kehadiran berbagai pihak dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap proses pembelajaran yang mengedepankan keterlibatan aktif antara akademisi dan masyarakat.
Program pemberdayaan ini juga sejalan dengan komitmen terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 yang mengangkat tentang pendidikan Berkualitas) SDG 11 terkait kota dan komunitas yang berkelanjutan, serta SDG 17 yang mengangkat tentang adanya kemitraan untuk mencapai tujuan bersama. Diharapkan mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis, empati sosial, dan keterampilan komunikasi yang adaptif dalam menghadapi dinamika masyarakat secara langsung.
Melalui kegiatan praktikum komunikasi pemberdayaan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya hadir sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendorong keberdayaan dan pembangunan berkelanjutan. Semangat kolaborasi, pengabdian, dan kepedulian sosial diharapkan dapat terus tumbuh sebagai bagian dari kontribusi nyata civitas akademika Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran kepada masyarakat.
