HomeHari BesarHari Puisi Nasional: Rayakan Kekuatan Berekspresi

Hari Puisi Nasional: Rayakan Kekuatan Berekspresi

Setiap tanggal 28 April, Indonesia memperingati Hari Puisi Nasional. Hari ini menjadi momentum untuk mengapresiasi kekuatan kata-kata dan peran puisi dalam berekspresi, menggerakkan pikiran, serta menyuarakan berbagai isu sosial.

Harry R. Hartanto, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, membagikan pandangannya mengenai makna Hari Puisi Nasional.

“Memaknai hari puisi bisa dimulai dari kegiatan sesederhana mengambil pena dan lalu menulis apa yang sedang dirasakan melalui kata-kata ringan pada selembar kertas. Dengan begitu, puisi memiliki peran sebagai ‘tempat keluh’ yang paling efektif dalam kehidupan perkuliahan,” ujarnya.

Harry juga menekankan bahwa puisi memiliki ruang penting dalam menyuarakan isu-isu sosial di kalangan generasi muda. Ia mencontohkan bagaimana media sosial kini menjadi tempat bagi puisi-puisi untuk menyampaikan kritik dan dikemas dengan kalimat indah, sehingga memberikan warna lain dalam perbincangan publik.Terkait tantangan mendekatkan puisi dengan anak muda, Harry mengungkapkan bahwa masih banyak generasi muda yang menganggap puisi sebagai sesuatu yang sulit dipahami. Padahal, menurutnya, puisi justru menawarkan kebebasan baik dalam menulis maupun memaknainya.

“Ada syair yang rumit seperti karya-karya Sutardji Calzoum Bachri, ada juga syair yang sederhana seperti karya-karya Sapardi Djoko Damono. Sehingga untuk menjadikan puisi lebih dekat dengan anak-anak muda adalah dengan membuat syair yang relevan bagi mereka secara diksi dan makna,” jelasnya.Selamat Hari Puisi Nasional! Mari terus rayakan kebebasan berekspresi! [Ed]

Share: