HomeHari BesarHari Buku Sedunia: Buku sebagai Dialog Lintas Generasi dan Inspirasi Perubahan

Hari Buku Sedunia: Buku sebagai Dialog Lintas Generasi dan Inspirasi Perubahan

Setiap 23 April, Hari Buku Sedunia dirayakan sebagai pengingat pentingnya literasi. Bagi Dr. Hadi Suprapto Arifin, M.Si, dosen Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, buku bukan sekadar bacaan, tapi jendela pemikiran yang membentuk kepekaan sosial dan intelektual.

“Buku adalah ruang dialog tanpa batas antara penulis dan pembaca,” ujar beliau.

Tiga buku yang berkesan bagi beliau antara lain Mahabharata, Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia, dan Memudarnya Masyarakat Tradisional karya Daniel Lerner, yang memperkaya wawasan dan membentuk komitmen hidupnya.

Sementara itu, Defrio Saka Wahid, mahasiswa Ilmu Komunikasi 2022, menilai buku sebagai alat komunikasi lintas zaman.

“Buku adalah hak asasi untuk membaca, menulis, dan memahami. Dari buku kita bisa berkomunikasi dengan masa lalu dan masa depan.”

Baginya, buku seperti Negeri 5 Menara, komik Islam edukatif, dan buku komunikasi dari Prof. Deddy Mulyana telah membentuk semangat belajar dan karakter diri.

Menumbuhkan minat baca bisa dimulai dengan langkah kecil, seperti membaca perlahan, konsisten, dan relevan. Platform digital juga bisa menjadi jembatan untuk menjadikan literasi lebih dekat dengan generasi muda.

Mari rayakan Hari Buku Sedunia dengan membuka satu buku hari ini. Karena dari satu halaman, bisa lahir ribuan inspirasi. [Ed]

Share: