Hai hai Ilkomers! Buat kalian yang sekarang sedang duduk di semester 3, pasti sudah mulai akrab (atau malah pusing) dengan salah satu mata kuliah ga sih? Apalagi kalau bukan Metode Survei. Banyak yang menganggap mata kuliah ini tuh bikin pusing karena berkaitan dengan angka, teori, dan aturan penulisan laporan penelitian yang sistematis. Padahal, sebenarnya mata kuliah ini nggak semenakutkan itu, kok. Kalau dijalani, justru bisa jadi pengalaman seru! Kita benar-benar diajak untuk merasakan langsung proses penelitian dalam sudut pandang komunikasi dari awal hingga akhir.
Lalu, sebenarnya apa saja yang dipelajari di mata kuliah ini? Yuk, simak penjelasan dari salah satu dosen Metode Survei, yakni Ikhsan Fuady, S.IP., M.Si.
Apa tujuan dari mata kuliah Metode Survei?
Mata kuliah Metode Survei dirancang untuk memberi bekal dasar kepada mahasiswa tentang cara melakukan penelitian ilmiah, khususnya dengan pendekatan survei. Dengan bobot 3 SKS (2 SKS teori dan 1 SKS praktik, mahasiswa tidak hanya diajak memahami teori loh! Mahasiswa juga dilatih untuk mengaplikasikan teori dalam bentuk penelitian sederhana sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah.
Apakah ada perubahan RPS tahun ini?
Pada dasarnya, kurikulum di Prodi Ilmu Komunikasi biasanya diperbarui secara berkala. Revisi RPS Metode Survei pun terakhir dilakukan pada 2025. Namun, tidak ada perubahan besar dalam topik maupun metode pembelajarannya sejak kurikulum 2020. Justru yang mengalami penyesuaian lebih banyak adalah mata kuliah Statistika Sosial.
Bagaimana metode pembelajarannya?
Pendekatan yang digunakan dalam mata kuliah ini dikenal dengan konsep learning by doing. Dalam metode ini, mahasiswa dituntut untuk aktif mempelajari materi, membaca referensi, dan berdiskusi. Pada paruh kedua perkuliahan, mereka mulai mengerjakan penelitian mandiri maupun kelompok dengan metode ilmiah. Jadi, teori yang dipelajari di awal perkuliahan akan benar-benar diuji lewat praktik. Adapun untuk tugas akhirnya adalah mahasiswa harus menulis artikel ilmiah yang kemudian dikirim ke jurnal-jurnal terakreditasi SINTA.
Kelas IUP pun proses pembelajarannya sama dengan kelas reguler, hanya saja materi disampaikan dengan bahasa Inggris. Hasil akhirnya juga sama, perbedaannya mahasiswa IUP wajib menulis artikelnya dalam bahasa Inggris. Meski demikian, mereka tidak harus mengirim artikel tersebut ke jurnal internasional.
Bentuk penilaiannya seperti apa?
Penilaian untuk mata kuliah ini menggunakan rubrik penilaian yang telah disusun sebelumnya. Rubrik tersebut terdiri dari beberapa komponen utama, yakni nilai tugas, kuis, UTS, proyek, dan partisipasi. Tugas dan proyek dinilai berdasarkan kriteria yang jelas, sementara kuis lebih difokuskan untuk menguji pemahaman konsep dasar.
Apa saja keterampilan yang diperlukan?
Keterampilan yang harus dimiliki mahasiswa adalah kemampuan membaca dan menganalisis, terutama saat menyusun literature review. Kemampuan ini menjadi pondasi dalam penulisan karya ilmiah. Mahasiswa perlu pula untuk terbiasa membaca jurnal akademik, yang tentu berbeda dengan membaca artikel populer. Kemampuan untuk menemukan kata kunci, poin penting, dan mengevaluasi isi tulisan juga menjadi kemampuan yang tak kalah penting untuk dimiliki dalam mata kuliah ini. Selain itu, keterampilan sampling dan analisis data juga berkembang melalui latihan langsung. Proses inilah yang kemudian secara bertahap akan membentuk pemahaman mahasiswa dalam menggunakan metode ilmiah secara tepat.
Nah, sekarang Ilkomers pastinya sudah punya gambaran besar tentang apa itu kelas Metode Survei kan? Mulai dari tujuan, cara belajar, sampai keterampilan yang dibutuhkan. Dari semua itu, ada satu kemampuan yang jadi kunci utama biar Ilkomers bisa lebih mudah menaklukkan mata kuliah ini, yaitu kemampuan menulis literature review.
Maka dari itu, biar makin siap menghadapi kelas Metode Survei, yuk lanjut baca artikel BTS Insight Vol #2 tentang tips menulis literature review. Artikel tersebut sengaja dibuat untuk Ilkomers biar bisa nemuin strategi jitu dan nggak lagi bingung saat ketemu tumpukan jurnal atau referensi ilmiah.
Course 101 Vol #2
