HomeAcaraPress Release I-Listening Vol #2, 14 Oktober 2025

Press Release I-Listening Vol #2, 14 Oktober 2025

Dalam upaya untuk terus meningkatkan kualitas proses pembelajaran, Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi (Hima Ilkom) Universitas Padjadjaran kembali menyelenggarakan kegiatan I-Listening Vol #2 pada Senin, 14 Oktober 2025. Forum dialog ini mempertemukan perwakilan mahasiswa dari berbagai angkatan dan kelas dengan tim dosen pengampu mata kuliah dalam suasana diskusi yang terbuka, partisipatif, dan solutif.

Kegiatan I-Listening bertujuan untuk menjembatani aspirasi serta evaluasi antara mahasiswa dan dosen terkait dinamika yang terjadi selama proses perkuliahan. Adapun dasar dari diskusi ini bersumber dari hasil survei yang sebelumnya telah diberikan kepada pihak dosen, kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog aktif antara kedua pihak. 

Pembahasan dalam forum kali ini mencakup berbagai topik, mulai dari evaluasi seluruh mata kuliah untuk angkatan 2023–2025, program Magang Berdampak, hingga isu nonakademik yang dirasakan oleh mahasiswa angkatan 2019–2025. 

Apresiasi & Harapan Mahasiswa

Pada sesi pertama, mahasiswa menyampaikan beragam masukan mengenai efektivitas pembelajaran dan metode evaluasi di kelas. Adapun beberapa aspirasi yang perlu disorot dalam sesi ini meliputi: 

  1. Peserta forum angkatan 2023 menyampaikan beberapa hal, meliputi RPS yang dianggap masih kurang jelas dalam menggambarkan cakupan materi, permasalahan dalam sarana prasarana kelas, dan penjelasan materi yang kurang mendalam.
  2. Beberapa peserta forum angkatan 2024 menilai bahwa tempo penyampaian materi pada mata kuliah Statistika Sosial masih terlalu cepat. Meski demikian, mereka mengapresiasi kesabaran dosen dalam menjelaskan konsep yang kompleks. 
  3. Peserta forum 2025 menyampaikan beberapa keluhan terkait pembelajaran pada beberapa mata kuliah. Sebagian menganggap pembelajaran kurang variatif, monoton, dan kurang interaktif karena terlalu teoritis. Selain itu, mahasiswa juga merasa waktu pembelajaran tidak konsisten karena adanya perubahan mendadak ataupun waktu pembelajaran yang dipercepat oleh tim dosen.
  4. Peserta forum yang sedang mengikuti Program Magang Berdampak sendiri menyoroti permasalahan terkait mata kuliah yang tidak semuanya dapat dikonversi. 

Tanggapan dari Dosen atas Masukan Mahasiswa 

Setelah masukan mahasiswa dipaparkan, para dosen turut memberikan tanggapan atas masukan tersebut. Adapun beberapa tanggapan dosen yang perlu disorot dalam sesi ini meliputi: 

  1. Bu Ditha dan Bu Purwanti mengusulkan agar format I-Listening selanjutnya dikemas dalam bentuk dialog interaktif antara perwakilan mahasiswa dan tim dosen, sehingga solusi dapat ditemukan secara langsung dan lebih efisien.
  2. Bu Shava menyoroti pentingnya kejelasan solusi teknis terkait penggunaan platform Wayground dan Live Unpad. Selain itu, ia menyampaikan pula agar kedepannya ia dan tim dosen akan lebih koordinatif dengan pihak sarana dan prasarana terkait penggunaan ruang kelas. 
  3. Pak Kunto menegaskan bahwa kebijakan konversi Magang Berdampak disesuaikan dengan kurikulum baru tahun 2025. Berdasarkan ketetapan tersebut, mahasiswa angkatan 2025 akan mendapatkan konversi penuh pada semester lima, sementara angkatan sebelumnya masih mengikuti kurikulum lama. 
  4. Bu Nadia mengakui padatnya materi membuat waktu diskusi menjadi terbatas. Maka dari itu, beliau akan mengevaluasi metode pembelajaran agar lebih interaktif. Selain itu, Bu Zeta menekankan juga pentingnya keaktifan mahasiswa dalam membangun suasana kelas, sehingga interaksi dalam kelas terbangun dengan baik. 

Pembahasan Isu Nonakademik

Selain membahas evaluasi pembelajaran, I-Listening Vol #2 juga menyoroti isu etika komunikasi dan keamanan di lingkungan kampus. Beberapa mahasiswa mengungkapkan adanya pengalaman tidak pantas seperti body shaming serta tindakan kekerasan antar mahasiswa.

Menanggapi hal tersebut, Pak Andika menegaskan bahwa pihak program studi akan menindaklanjuti setiap laporan dengan serius. Selain itu, ia mendorong mahasiswa untuk melapor langsung kepada ketua program studi (Kaprodi) apabila menemukan kasus serupa. Ia juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang sehat dan saling menghargai antar sivitas akademika.Kegiatan I-Listening Vol #2 ini sejalan dengan komitmen Prodi Ilmu Komunikasi Unpad dalam mendukung capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas. Dengan adanya ruang dialog antara mahasiswa dan dosen, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana penyampaian aspirasi, tetapi juga wujud nyata dari transparansi, partisipasi, dan kolaborasi dalam pengembangan sistem pendidikan yang lebih adil dan adaptif.

Share: