HomeTriviaMengenal Lebih Dekat Mata Kuliah Digital Mediated Communication

Mengenal Lebih Dekat Mata Kuliah Digital Mediated Communication

Hai Ilkomers! Buat kalian yang sekarang sudah berada di semester 5, pasti udah nggak asing lagi dengan salah satu mata kuliah yang dari namanya aja udah terdengar teknologi banget. Yes, apalagi kalau bukan Digital Mediated Communication atau DMC! Sekilas, mata kuliah ini mungkin bikin kita mikir kalau isinya cuma soal teori komunikasi digital atau dunia media sosial. Tapi ternyata, pembahasannya jauh lebih luas dan menarik, lho!

Nah, biar nggak salah paham sama isi kuliahnya, mari kita simak penjelasan langsung dari salah satu dosen pengampu mata kuliah ini, Dr. Andika Vinianto Adiputra, M.A.

Apa tujuan dari mata kuliah Digital Mediated Communication?

Tujuan utama mata kuliah DMC adalah membantu mahasiswa memahami secara sistematis bagaimana perkembangan media digital memengaruhi cara manusia berkomunikasi, baik dalam konteks individu, kelompok, maupun organisasi. Selain itu, DMC juga memadukan teori dan praktik agar mahasiswa bisa memanfaatkan alat digital untuk kegiatan komunikasi, pemasaran, dan bahkan kewirausahaan. 

Menurut Andika, DMC termasuk mata kuliah yang paling relevan dengan dunia kerja mahasiswa Ilmu Komunikasi. Berdasarkan pengalaman beliau saat menguji mahasiswa magang, banyak yang menganggap DMC jadi bekal penting buat mereka yang terjun di bidang digital, terutama di ranah content creation dan social media management. Mahasiswa yang sudah menempuh matkul DMC juga cenderung lebih cepat beradaptasi di dunia kerja karena sudah terbiasa dengan kombinasi hard skill (editing, post-production, content creation) dan soft skill (strategi komunikasi digital). 

Apakah ada perubahan RPS tahun ini?

Jika sebelumnya RPS DMC lebih banyak membahas teori dan konsep, tahun ini fokusnya mulai bergeser ke praktik. Mahasiswa kini diajak lebih aktif di media center lab untuk langsung mengasah kemampuan produksi dan manajemen konten. Tujuannya agar mahasiswa nggak cuma paham konsep, tapi juga siap terjun ke dunia kerja dengan keterampilan yang lebih terasah. Setelah lulus dari mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa mampu mengelola, mendistribusikan, dan berinteraksi dengan audiens lewat berbagai platform digital. 

Bagaimana metode pembelajarannya?

Metode pembelajaran DMC merupakan gabungan antara teori dan praktik. Enam pertemuan pertama difokuskan untuk memahami teori dasar, sedangkan sisanya digunakan untuk praktik seperti social media marketing, personal branding, dan strategic planning. Dengan begitu, mahasiswa bisa langsung mengaplikasikan teori yang dipelajari ke dalam konteks dunia digital yang dinamis.

Bentuk penilaiannya seperti apa?

Sistem penilaiannya terdiri dari beberapa komponen: kuis, tugas individu, partisipasi diskusi, proyek kelompok, UTS, dan UAS. Menurut penuturan Andika, komponen yang paling berpengaruh adalah proyek kelompok dan keaktifan dalam diskusi. Di awal perkuliahan, mahasiswa akan diminta membaca artikel atau jurnal yang sudah ditentukan dosen untuk kemudian didiskusikan secara mendalam. Sementara itu, proyek kelompok mendorong mahasiswa untuk create, curate, dan manage konten sekaligus berinteraksi dengan audiens secara langsung. 

Apa saja keterampilan yang diperlukan?

Mahasiswa yang mengambil DMC perlu memiliki digital skills dan kepekaan terhadap karakteristik setiap platform media sosial serta audiensnya. Tiap-tiap platform seperti X (Twitter), Instagram, Facebook, atau TikTok punya format dan gaya komunikasi berbeda. Oleh karena itu, penting banget untuk memahami bagaimana pesan bisa tersampaikan secara efektif di tiap kanal tersebut. 

Nah, itu dia Ilkomers, sekilas tentang mata kuliah Digital Mediated Communication! Seru banget kan? Di mata kuliah ini, kalian nggak cuma belajar teori, tapi juga langsung praktik jadi komunikator digital yang kreatif dan strategis. Jadi, buat yang lagi atau bakal ambil mata kuliah ini, siap-siap aja buat eksplor dunia digital lebih dalam, karena siapa tahu, justru dari sini karier digitalmu dimulai! 

Course 101 Vol #3

Share: