HomeUncategorizedMemperingati Hari Dongeng Nasional bersama UKM KJ21

Memperingati Hari Dongeng Nasional bersama UKM KJ21

Memperingati Hari Dongeng Nasional bersama UKM KJ21Setiap tanggal 28 November, rakyat Indonesia memperingati Hari Dongeng Nasional. Tanggal tersebut dipilih karena bersamaan dengan hari lahirnya Suyadi, dikenal juga dengan nama Pak Raden. Pak Raden menciptakan seri televisi anak-anak “Si Unyil” yang membantu mempopulerkan dan melestarikan dongeng serta cerita anak di masyarakat. Maka, peringatan ini juga diciptakan untuk melestarikan budaya dongeng di Indonesia.

Salsabilla Octaviani, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2022 mengungkapkan pendapatnya tentang peran dongeng dalam kehidupan anak-anak. Menurut Salsa, dongeng dapat meningkatkan kreativitas dan imajinasi anak-anak. “Dongeng menggambarkan dunia fantasi dan juga keajaiban yang mendorong anak-anak untuk membayangkan hal-hal yang luar biasa”, ujarnya. Selain itu, beberapa dongeng juga menanamkan nilai moral dan etika yang baik dalam ceritanya, sehingga hal tersebut dapat mendorong anak untuk berperilaku baik. Contohnya, dongeng Malin Kundang dapat menjadi sarana efektif untuk menanamkan sifat rendah hati dan hormat kepada orang tua.

Faqih Azhar, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2022 mengungkapkan pendapat yang serupa. Menurutnya, dongeng memiliki peran yang signifikan dalam kehidupan anak-anak karena dongeng dapat menghibur, memberikan rasa nyaman, serta menyampaikan pesan moral, mengembangkan imajinasi, dan melatih kemampuan berpikir anak. Dongeng dapat memberikan pelajaran bagi anak dengan cara yang menarik, menghibur, dan mudah diterima. Selain itu, dongeng juga berkontribusi dalam membantu anak meningkatkan kemampuan berbahasa, serta mempererat hubungan antara anak dan pendidiknya.

Dalam memperingati Hari Dongeng Nasional ini, Salsa, sebagai Ketua Divisi Media dan Informasi dari UKM KJ21 mengatakan bahwa dia bersama teman-teman KJ lainnya akan mencoba untuk merancang konten berupa fun quiz atau games melalui Instagram. Faqih, ketua KJ21 juga merencanakan sesi mendongeng antara anggota KJ21 sebagai pendongeng dengan para anak asuh. Mereka juga akan mengajak adik-adik untuk berinteraksi melalui cerita, membuat ilustrasi dongeng, dan memainkan peran dari cerita yang mereka dengar. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menghibur tetapi juga menjadi sarana edukasi yang bermakna.

Salsa berharap di Hari Dongeng Nasional ini, anak-anak dapat menjaga dan melestarikan dongeng-dongeng Indonesia karena selain menambah imajinasi dan kreativitas, dongeng juga merupakan warisan budaya yang penting untuk dilestarikan. Sedangkan Faqih berharap agar dongeng dapat terus menjadi bagian penting dari pendidikan bagi anak-anak Indonesia. Dia juga berharap agar kesadaran orang tua, pendidik, dan komunitas mengenai dongeng sebagai sarana pembelajaran yang efektif dapat meningkat. Terakhir, dia berharap agar anak-anak asuh KJ21 dapat terinspirasi dari dongeng untuk bermimpi besar, memaknai nilai-nilai moral dalam dongeng, serta lebih mencintai budaya dan tradisi Indonesia. Semoga harapan-harapan mereka dapat terwujud dan dongeng dapat terus dilestarikan di Indonesia. Selamat Hari Dongeng Nasional! (Ed)

Share: