HomeUncategorizedYuliana Hanami, Berbagi Tips Menjaga Kesehatan Mental Masa Kini

Yuliana Hanami, Berbagi Tips Menjaga Kesehatan Mental Masa Kini

Setiap tanggal 10 Oktober, kita merayakan Hari Kesehatan Mental Sedunia. Hari tersebut diperingati sejak 1994 dan diciptakan oleh Federasi Kesehatan Mental Dunia. Sesuai namanya, peringatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran mengenai kesehatan mental, serta untuk mendukung orang-orang yang mengalami kondisi gangguan kesehatan mental.

Dikutip melalui situs WHO, peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia 2024 membawakan tema global “It’s Time to Prioritize Mental Health in the Workplace”. Tema ini sebagai momen yang mengingatkan bahwa kita tetap harus memprioritaskan kesehatan mental di tengah tekanan sosial dan tuntutan pekerjaan pada masa kini. Kesehatan mental yang baik dapat mendorong untuk terus berkembang secara positif. Lalu bagaimana cara menjaga kesehatan mental kita dengan baik?

Yuliana Hanami, M.Sc., Ph.D., dosen Fakultas Psikologi, Universitas Padjadjaran, mengungkapkan bahwa setiap orang mempunyai cara yang berbeda-beda dalam menjaga kesehatan mental. Salah satu caranya adalah mengetahui hal yang menyenangkan dapat dilakukan oleh diri sendiri, ketika kita merasa bahwa mental kita sedang tidak baik atau membutuhkan refreshment. Misalnya, jika bertemu, mengobrol, dan mendengarkan seseorang merupakan “comfort situation” kita, kita dapat melakukan hal tersebut untuk cooling down the stress atau mengurangi stress yang dirasakan.

Yuliana juga mengatakan bahwa kebiasaan kita sehari-hari juga dapat mempengaruhi kesehatan mental, tergantung dengan jenis kebiasaan yang dilakukan. Misalnya, bermain game online secara berlebihan tanpa memperhatikan waktu, hingga melewati waktu makan, tidur, atau lainnya. Hal tersebut jelas dapat menyebabkan ketidakseimbangan dalam kesehatan fisik. Akhirnya, hal tersebut akan mempengaruhi kesehatan mental dan perasaan di hari berikutnya. Oleh karena itu, betapa pentingnya kita mengurangi kebiasaan buruk yang dapat memberikan pengaruh buruk juga pada kesehatan mental kita.

Pada momen Hari Kesehatan Mental sedunia ini, beliau berharap agar generasi muda dapat lebih peka dengan lingkungan sosial dan apa yang sedang terjadi di sekitar. Hal tersebut sebagai wadah pembelajaran agar mampu lebih peka terhadap diri sendiri maupun orang lain.

Semoga peringatan ini dapat menjadi kesempatan bagi kita, menuju perubahan yang lebih baik dengan saling menjaga dan memperkuat satu sama lain.

Selamat memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia! (Ed)

Share: