Diyellowin merupakan salah satu program kerja unggulan Hima Ilkom Unpad yang berada di bawah naungan Departemen Ekonomi Kreatif. Program ini hadir sebagai wadah untuk mahasiswa Ilmu Komunikasi dalam menyalurkan ide-ide kreatif sekaligus mengasah kemampuan berwirausaha. Dalam program ini, mahasiswa diberi kesempatan untuk merancang, memproduksi, hingga memasarkan merchandise dengan desain khas Ilkom yang unik dan menarik. Adapun merchandise yang ditawarkan dalam Diyellowin batch 2 meliputi jersei, gantungan kunci, stiker, kaos kaki, dan juga pin enamel.
Proses di balik setiap merchandise ternyata tidak semudah yang terlihat. Safi Sahaja, Kepala Departemen Ekonomi Kreatif Hima Ilkom Unpad, mengatakan bahwa tahap persiapan menjadi bagian yang paling berkesan bagi dirinya dan tim. “Hal yang paling memorable adalah persiapannya, mulai dari rapat tambahan sampai khawatir produk dari vendor tidak sesuai,” ucapnya. Di balik tampilan merchandise yang lucu dan keren, terdapat serangkaian kerja keras. Hal ini menguji kekompakan tim Diyellowin, mulai dari pengambilan keputusan yang cepat, koordinasi antar sesama, hingga memastikan kualitas produk tetap terjaga. Pengalaman tersebut memberikan kesan yang sangat mendalam bagi tim Diyellowin.
Tantangan yang dihadapi pun tak kalah menarik. Menurut Safi, proses penentuan desain dengan selera pasar menjadi hal yang krusial. “Kita dapat banyak feedback yang bisa dijadikan bahan evaluasi biar produk kedepannya makin diminati,” ujarnya. Tim Diyellowin belajar untuk lebih peka terhadap kebutuhan konsumen, sekaligus tetap menjaga identitas khas produk mereka. Terakhir, Safi juga berpesan, “Diyellowin itu seru banget buat kalian yang mau coba berkarya sekaligus merasakan pengalaman berbisnis,” tuturnya. Diyellowin bukan hanya tentang menjual merchandise, melainkan juga menjadi ruang tumbuh bagi mahasiswa Ilkom untuk menggabungkan kreativitas dan jiwa entrepreneur.
Keterlibatan mahasiswa dalam program kerja Diyellowin selaras dengan salah satu tujuan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, yaitu TPB poin ke-8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Poin ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus menciptakan kesempatan kerja yang layak bagi semua orang. Melalui aktivitas yang mencakup perancangan hingga pemasaran merchandise, Diyellowin mendorong tumbuhnya jiwa kewirausahaan sekaligus melatih keterampilan mahasiswa dalam bidang ekonomi kreatif. Tidak hanya menjadi wadah untuk berkarya, program ini juga berfungsi sebagai sarana pembelajaran praktis yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
What’s On Hima Ilkom Vol #2
