Pada tanggal 29 April 2025 kemarin, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran menerima kunjungan dari Universitas Multimedia Nusantara (UMN) dalam rangka studi banding terkait pengembangan program internasional (International Undergraduate Program/IUP). Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan UMN untuk membuka program IUP di lingkungan prodi Ilmu Komunikasi mereka dalam waktu dekat.
Kunjungan yang berlangsung di Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unpad ini dihadiri oleh sejumlah dosen dari kedua belah pihak. Dari Unpad, hadir antara lain Kunto Adi Wibowo, Ph.D selaku Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Unpad, koordinator IUP Ilkom Unpad, Andika Vinianto Adiputra, M.A.,, beserta jajaran dosen lainnya. Sementara dari pihak UMN, hadir Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Cendera Rizky Anugrah Bangun, S.Sos., M.Si, beserta jajarannya.
Topik utama dalam pertemuan ini adalah diskusi mendalam mengenai pelaksanaan program IUP di Unpad, yang menjadi acuan bagi UMN dalam mempersiapkan program serupa. Berbagai aspek dibahas dalam diskusi tersebut, mulai dari kurikulum, profil mahasiswa IUP, mitra universitas luar negeri, teknis keberangkatan mahasiswa, hingga metode pembelajaran dan fasilitas pendukung yang tersedia.
Menurut Andika selaku koordinator IUP Ilmu Komunikasi Unpad, kunjungan ini bukan merupakan bentuk tindak lanjut kerja sama antar institusi, melainkan murni sebagai bagian dari studi banding. Ia menyampaikan bahwa kunjungan seperti ini sangat penting, terutama karena setiap lima tahun institusi pendidikan tinggi di Indonesia melakukan pembaharuan kurikulum, termasuk di dalamnya program IUP.
“Kami tentu menyambut baik kunjungan ini. Semoga rencana UMN untuk mendirikan program IUP dapat segera terealisasi. Bagi kami di Unpad, dialog seperti ini sangat berharga karena program IUP masih tergolong baru. Kami masih membutuhkan banyak ruang diskusi dan pertukaran ide dengan berbagai universitas lain agar program ini terus berkembang dan menjadi program unggulan ke depannya,” ujarnya.
Pertemuan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi dan pertukaran pengetahuan antar perguruan tinggi di Indonesia merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, khususnya dalam menjawab tantangan global melalui program pendidikan internasional. [Ed]
