Gerakan 30 September atau yang biasanya dikenal dengan G30S/PKI adalah peristiwa bersejarah yang selalu dikenang pada setiap tahunnya. Peristiwa ini juga dikenal dengan insiden berdarah karena melibatkan pembunuhan terhadap beberapa perwira tinggi militer dan mengawali redupnya masa kepemimpinan Presiden Soekarno.
Anggota pada gerakan ini diduga berkaitan dengan PKI. PKI atau Partai Komunis Indonesia merupakan partai yang memiliki pandangan sosialis dan komunis. Oleh karena itu, tujuan utama dilakukannya gerakan ini diyakini untuk menjatuhkan pemerintahan Presiden Soekarno dan mengambil alih kekuasaan dengan menerapkan sistem ideologi komunis.
Gerakan ini telah menciptakan banyak kerugian dan krisis mendalam Indonesia pada saat itu, baik terjadinya krisis ekonomi hingga ketidakstabilan politik dan militer. Meskipun demikian, gerakan ini juga mengingatkan kita pentingnya demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan dan kekerasan politik.
Seraya dengan Hari Peringatan G30S/PKI, mahasiswa Ilmu Komunikasi turut memberikan tanggapannya terhadap peristiwa ini. Khairunnisa Az-Zahra mahasiswi Ilmu Komunikasi angkatan 2021 yang kerap disapa Aira merasa bahwa peristiwa ini mengajarkan kita pentingnya demokrasi dan pembelaan hak pribadi serta warga negara itu memiliki kepentingan yang besar untuk diri kita sendiri maupun negara.
Melalui peristiwa ini, Aira berharap kita dapat lebih bijak lagi dalam menyebarkan informasi dan menanggapi suatu masalah. Ia mengatakan bahwa saat ini masih ditemukan masyarakat yang mengadili atau merespon orang lain yang bertolak belakang dengan mereka dengan tindakan kekerasan. Ia juga mengatakan masih banyak informasi tidak berdasar yang saat ini tersebar di sosial media yang kemudian dapat menyebabkan adanya konflik antarmasyarakat. Terakhir, Aira berharap kita dapat mengenal, menghargai, dan merawat tempat-tempat bersejarah di Indonesia untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang.
Muhamad Arifin Ilham, mahasiswa Ilmu Komunikasi Angkatan 2022 juga turut memberikan tanggapannya. Ilham mengatakan bahwa sebagai warga negara Indonesia, penting bagi kita untuk mengetahui fakta-fakta sejarah negara kita. Mengetahui dan paham akan sejarah di masa lampau dapat menjadi pengingat bagi kita bahwa perjuangan para pahlawan terdahulu sangat berharga bagi kehidupan aman dan sejahtera kita di masa sekarang.
Terbentuknya negara Indonesia pastinya tidak terlepas dari sejarah dan perjuangan para pahlawan. Bahkan, setelah merdeka pun bangsa Indonesia masih dihadapkan dengan banyak konflik. Gerakan 30 September ini menjadi salah satu bukti perjuangan para pahlawan untuk memperoleh kedaulatan yang utuh.
Untuk itu, mari kita sama-sama mengenang dan menghormati para pahlawan yang telah berjuang untuk bangsa kita. Selamat memperingati Hari Pemberontakan G30S/PKI! (Ed)
