HomeTriviaIn-Sight: Nathania Alma dan Perjalanan Publikasinya di Jurnal Nasional Akreditasi Sinta 4

In-Sight: Nathania Alma dan Perjalanan Publikasinya di Jurnal Nasional Akreditasi Sinta 4

Isu kesehatan mental semakin banyak digaungkan, terutama lewat media sosial yang kini menjadi ruang utama aktivisme digital. Namun, seberapa besar sebenarnya pengaruh aktivisme ini terhadap persepsi publik? Pertanyaan tersebut dijawab oleh Nathania Alma Lalisang, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran angkatan 2022.

Berjudul “Survey of the Influence of Social Media Activism on Student’s Perceptions Regarding Poor Hygiene of People with Mental Health Illness in Indonesia: A Cross-Sectional Study”, artikel ini dimuat dalam Journal of Community Mental Health and Public Policy (CMHP) edisi April 2024, sebuah jurnal dengan akreditasi Sinta 4.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keresahan Nathania terhadap persepsi negatif masyarakat terhadap penderita gangguan mental, khususnya mengenai poor hygiene atau kebersihan diri yang dianggap buruk. “Mental health itu masalah yang sangat serius dan luas, jadi aku ingin meneliti ini dengan pendekatan komunikasi,” jelasnya.

Berangkat dari tugas mata kuliah Metode Survei di semester 3, penelitian ini digarap selama tiga bulan (September–November), dilanjutkan dengan proses penulisan di bulan Desember.

Temuan menarik muncul dari risetnya, ternyata, aktivisme di media sosial tidak berpengaruh signifikan terhadap persepsi mahasiswa mengenai higiene penderita gangguan mental. Justru, persepsi tersebut lebih banyak dibentuk melalui pengalaman langsung atau interaksi dengan penderita maupun tenaga profesional di bidang kesehatan jiwa. Hal ini menunjukkan bahwa meski aktivisme penting, ia tidak selalu cukup untuk mengubah cara pandang seseorang secara mendalam.

“Kadang sebanyak apapun aktivisme dilakukan, kita nggak bisa maksa orang punya persepsi yang sama,” ungkap Nathania. Baginya, riset ini menjadi pengingat bahwa perubahan persepsi membutuhkan lebih dari sekadar kampanye digital.

Di balik keberhasilannya memublikasikan artikel ilmiah, Nathania juga membagikan tips untuk mahasiswa lainnya: “Semangat, banyak sabar, dan realistis. Jangan terlalu kejar jurnal Sinta tinggi dulu, pahami dulu kapasitas kita.”

Kedepannya, Nathania berencana untuk lulus tepat waktu dan mengembangkan artikel-artikel tugas kuliahnya menjadi karya yang bisa dipublikasikan lagi di jurnal dengan akreditasi lebih tinggi.

Bagi yang ingin membaca artikelnya, silakan akses di CMHP Journal, volume April 2024, dan cari nama Nathania Alma Lalisang. [Ed]

Share: