HomeApresiasiGiovanno, Mengharumkan Ilkom dengan Predikat Putra Advokasi Padjadjaran 

Giovanno, Mengharumkan Ilkom dengan Predikat Putra Advokasi Padjadjaran 

Hi Ilkomers! Ada kalanya perubahan besar datang, saat kita berani melangkah keluar dari zona nyaman. Hal ini turut dialami oleh Giovanno Dzaar De Ussy Whandyra, mahasiswa Ilmu Komunikasi 2024 yang dikenal dengan sapaan Gio. Di tengah padatnya kegiatan perkuliahan, Gio menempuh perjalanan panjang yang membawanya jadi delegasi Fakultas Ilmu Komunikasi di ajang Putra Putri Padjadjaran. Gio menorehkan prestasi dengan menjadi finalis 7 besar sekaligus mendapatkan predikat Putra Advokasi Padjadjaran. Apresiasi tersebut juga sekaligus mengharumkan nama Prodi Ilkom di tingkat Universitas Padjadjaran.

Semua berawal ketika Gio terpilih sebagai pemenang Putra Fakultas Ilmu Komunikasi 2025 di Bulan Juni. Dari situ, langkahnya berlanjut ke tingkat universitas. Bagi Gio, mengikuti kompetisi bukan soal gengsi, tetapi tentang belajar memperluas wawasan dan menebar manfaat. Ia percaya, pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki seseorang seharusnya bisa berguna bagi orang lain juga. Keikutsertaannya di ajang ini jadi salah satu cara untuk berkontribusi di lingkungan kampus dan menebarkan semangat kebaikan.

Predikat Putra Advokasi yang disandang Gio punya arti besar. Ia memandang advokasi sebagai langkah nyata untuk membawa perubahan. Menurutnya, advokasi menjadi titik temu antara permasalahan dengan penyelesaian. Advokasi juga bukan tentang siapa yang paling bersuara keras, tetapi siapa yang benar-benar mau bergerak dan konsisten memperjuangkan hal baik untuk lingkungan sekitar. 

Selama prosesnya, Gio sadar kalau lawan terbesarnya bukan orang lain, tetapi dirinya sendiri. Ia belajar menghadapi ekspektasi, mengatasi rasa ragu, dan berani jadi versi terbaik dari dirinya. Pengalaman di tingkat fakultas jadi bekal penting yang mengantarnya ke Putra Putri Padjadjaran. Namun tentu saja, jalannya nggak selalu mulus. Rasa takut dan cemas sempat datang di tengah proses seleksi dan karantina. Untungnya, pertemuan dengan finalis dari berbagai fakultas justru jadi momen berharga yang menumbuhkan kepercayaan diri dan rasa kebersamaan. Dari situ, Gio sadar kalau yang paling berharga bukan hasilnya, tetapi proses yang ia jalani.

Dari perjalanan ini, Gio belajar bahwa setiap kesempatan datang bersamaan dengan tanggung jawab dan keberanian. Nggak semua hal akan berjalan sesuai rencana, tetapi keikhlasan buat terus maju justru yang bikin langkah terasa ringan. Pengalaman di Putra Putri Padjadjaran mengajarkannya bahwa keberhasilan sejati bukan diukur dari gelar, melainkan dari proses menjadi pribadi yang lebih kuat, ikhlas, dan bermanfaat.

Semangat Gio juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) poin 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. Lewat perannya sebagai Putra Advokasi, Gio menunjukkan bahwa anak muda bisa jadi agen perubahan, mendorong kebaikan, memperjuangkan nilai, dan membangun lingkungan yang lebih berdaya. 

Bincang Prestasi Komunikasi Vol #6

Share: