Bandung – Tim peneliti dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, yang terdiri dari Jenny Ratna Suminar, Hanny Hafiar, dan Ari Agung Prastowo, bersama Kholidil Amin dari Universitas Diponegoro, baru saja mempublikasikan penelitian mereka di jurnal internasional bereputasi Frontiers in Communication yang terindeks Scopus.
Penelitian berjudul “Predicting Pro-Environmental Behavior Among Generation Z in Indonesia: The Role of Family Norms and Exposure to Social Media Information” ini mengungkap bagaimana norma keluarga dan paparan informasi di media sosial, khususnya Instagram, berperan penting dalam membentuk niat dan perilaku ramah lingkungan Generasi Z di perkotaan Indonesia.
Dengan melibatkan 670 responden berusia 18–25 tahun, studi ini menemukan bahwa norma deskriptif (contoh nyata perilaku ramah lingkungan yang ditunjukkan anggota keluarga) memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan norma injunktif (anjuran atau perintah) dalam mendorong niat Generasi Z untuk berperilaku pro-lingkungan. Selain itu, Instagram terbukti menjadi satu-satunya platform media sosial yang secara signifikan memoderasi pengaruh niat menjadi tindakan nyata, seperti kebiasaan membawa tumbler untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Hasil penelitian ini sangat relevan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, yang mendorong pengurangan limbah melalui perilaku konsumsi berkelanjutan. Temuan ini menjadi bukti nyata kontribusi Fikom Unpad dalam pemenuhan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat melalui riset yang berdampak langsung pada upaya pelestarian lingkungan.
“Generasi Z adalah garda terdepan perubahan perilaku lingkungan. Dengan contoh nyata dari keluarga dan strategi komunikasi digital yang tepat, kita dapat menumbuhkan kesadaran ekologis yang berkelanjutan,” ujar Dr. Jenny Ratna Suminar, penulis utama penelitian ini.
Publikasi ini memperkuat posisi Unpad dalam menghasilkan penelitian berkualitas tinggi yang tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan solusi nyata terhadap tantangan lingkungan global.
