HomeTriviaPerlawanan Digital Gen Z Lewat Fitur Add Yours Instagram

Perlawanan Digital Gen Z Lewat Fitur Add Yours Instagram

Sejak diluncurkan pada akhir tahun 2021, fitur Add Yours menjadi salah satu fitur media sosial Instagram yang banyak mencuri perhatian pengguna. Pada awalnya, fitur ini hadir sebagai sarana interaktif yang memungkinkan pengguna memulai tren tertentu agar diteruskan oleh orang lain, hingga tercipta pola keterhubungan berantai. Misalnya, tren untuk mengunggah OOTD (Outfit Of The Day) atau foto pribadi masa kecil pengguna. Fitur ini kemudian dengan cepat menjadi salah satu fitur favorit lantaran penggunaannya yang mudah, unik, dan mampu membangun self-branding individu yang menggunakannya.

Meski demikian, belakangan ini fitur tersebut tak lantas digunakan sebatas media hiburan belaka, tetapi telah berubah fungsi menjadi sebuah medium komunikasi perlawanan terhadap berbagai isu aktual yang sedang terjadi di masyarakat, baik itu isu sosial, politik, maupun lingkungan. Misalnya, penggunaan Add Yours “All Eyes on Rafah” yang menyoroti konflik kemanusiaan di Palestina atau penggunaan Add Yours “Indonesia Darurat” dalam menanggapi isu revisi UU Pilkada pasca putusan Mahkamah Konstitusi terkait ambang batas pencalonan kepala daerah. Hal ini kemudian membuktikan bahwa fitur Add Yours telah berkembang menjadi ruang perlawanan simbolik sekaligus wadah advokasi digital di era modern, khususnya bagi generasi muda. Bentuk perlawanan seperti ini pun dianggap lebih mudah untuk dilakukan karena tidak memakan biaya maupun tenaga yang besar, seperti yang pada umumnya ditemukan pada kampanye fisik di ruang publik. 

Contoh Tangkapan Layar Add Yours Sebagai Bentuk Perlawanan Digital  

Namun, fenomena ini lantas menimbulkan sebuah pertanyaan kritis, yakni terkait apakah fenomena tersebut benar-benar menunjukkan peningkatan kesadaran pengguna instagram terhadap isu-isu sosial atau justru merupakan bentuk dari efek bandwagon di era digital. Bandwagon effect dapat didefinisikan sebagai kecenderungan individu untuk berpartisipasi dalam suatu hal hanya karena banyak orang lain melakukannya. Maka dari itu, meskipun fitur story Instagram Add Yours mampu menciptakan tingkat kesadaran publik, di sisi lain fitur ini dapat pula menciptakan partisipasi semu. Dengan kata lain, fenomena ini dapat menimbulkan kecenderungan bagi gen z sebagai kelompok masyarakat yang paling banyak menggunakan fitur ini untuk mengikuti berbagai tren Add Yours tanpa benar-benar memiliki keinginan menyuarakan isu tertentu yang ditampilkan dalam fitur tersebut. Tindakan tersebut dikenal pula dengan istilah Slacktivisme, yakni istilah yang merujuk pada aktivisme yang dilakukan secara minimal dan instan, yang pada dasarnya bertujuan untuk menunjukkan sikap peduli terhadap isu tertentu, tetapi justru tidak disertai dengan keterlibatan nyata yang aktif. 

Fenomena ini sejatinya berhubungan pula dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Beberapa isu yang diangkat melalui tren Add Yours selaras dengan beberapa poin SDGs, seperti Goal 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh yang mendorong perdamaian dan keadilan serta Goal 10: Mengurangi Ketimpangan yang berkaitan dengan perjuangan melawan diskriminasi dan ketidakadilan sosial. Dengan demikian, meskipun Add Yours kerap dianggap sebagai aktivisme instan, platform ini tetap dapat berfungsi sebagai pintu bagi generasi muda untuk terhubung dengan agenda global yang lebih luas.

Pada akhirnya, Add Yours Instagram membuktikan bahwa fitur media sosial tak hanya sekadar hiburan semata, tetapi mampu bertransformasi menjadi sebuah alat untuk menyuarakan isu yang perlu untuk diperjuangkan. Namun, penggunaan fitur ini tetap perlu disertai dengan adanya literasi digital yang memadai bagi seluruh pengguna fitur agar fenomena ini tidak disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab dalam menyebarkan propaganda melalui tren penyebaran fitur Add Yours. Dalam konteks ini, literasi digital tidak hanya berarti kemampuan menggunakan media sosial, tetapi juga mencakup keterampilan kritis dalam memilah informasi, memahami konteks isu, serta menyadari dampak dari setiap partisipasi digital. Dengan literasi digital, Add Yours dapat terus berfungsi sebagai ruang komunikasi kolektif yang sehat bagi generasi muda dalam menyuarakan isu-isu penting di era modern tanpa melalui tindakan yang radikal dan anarkis. Oleh karena itu, mahasiswa atau generasi muda secara umum diharapkan tidak hanya menjadi pengguna pasif yang ikut-ikutan tren, tetapi juga turut berperan aktif dalam memanfaatkan fitur Add Yours secara bijak guna menyuarakan isu-isu penting dan menggerakkan perubahan positif. 

Communication Perspective Article Vol #1

Share: