HomeTriviaNulis Literature Review, Gimana Caranya?

Nulis Literature Review, Gimana Caranya?

Hai, Ilkomers! Siapa yang sempat huru-hara dan bingung ngerjain literature review tuh harus gimana? Kadang rasanya mau mulai aja udah pusing duluan, apalagi harus baca banyak jurnal. Tapi sebenarnya, kalau tahu langkah dasarnya, literature review bisa jadi lebih gampang dan malah membantu kita nemuin arah penelitian. Nah kali ini, kita bakal bahas 6 tips utama yang bisa bikin proses literature review kamu lebih terstruktur dan anti ribet. Yuk, simak sama-sama!

Tentukan Fokus & Pertanyaan Penelitian
Langkah awal dalam menyusun literature review adalah menentukan fokus penelitian. Setelah fokus tersebut ditetapkan, kalian bisa melanjutkan dengan merumuskan hipotesis dan pertanyaan penelitian. Dengan begitu, proses pencarian literatur akan berjalan lebih terarah serta menghindarkan kalian dari pembahasan yang melebar.

Gunakan Kata Kunci & Pilih Sumber Terpercaya
Kalau lagi cari jurnal, coba masukin kata kunci pakai tanda kutip biar hasilnya lebih spesifik. Jangan lupa juga ganti-ganti pilihan kata supaya dapet referensi yang lebih beragam. Misalnya, kamu bisa ketik “digital addiction” di Google Scholar untuk menemukan jurnal-jurnal terkait nomophobia. Selain itu, manfaatkan database seperti Google Scholar atau Scopus dan jangan lupa cek reputasi jurnal dan penulisnya. Nah, biar lebih relevan, usahakan kamu menggunakan artikel-artikel terbaru, idealnya dalam 5 tahun terakhir.

Mulai dari Abstrak Dulu
Kalian nggak perlu baca artikel jurnal dari awal sampai akhir. Untuk menghemat waktu, cukup cek bagian abstraknya terlebih dahulu. Abstrak sendiri berisi ringkasan dari pendahuluan, tujuan, metode, hingga hasil penelitian. Dari situ kalian bisa menilai apakah artikel tersebut relevan dengan topik kalian atau tidak. Kalau relevan, kalian bisa lanjut baca artikelnya, tapi kalau nggak relevan dengan topik kalian, kalian bisa lanjut cari artikel lain yang lebih sesuai. 

Catat Poin Penting dengan Bahasamu Sendiri
Kalau sudah ketemu artikel yang sesuai, catat hal-hal penting seperti penulis, tahun terbit, metode, dan hasil utama. Biar lebih rapi, kalian bisa buat catatan dalam bentuk tabel atau mindmap. Dengan menulis ulang pakai bahasa sendiri, kalian nggak cuma lebih paham isi penelitian, tapi juga mengurangi risiko plagiasi karena informasi sudah diolah sesuai pemahaman kalian.

Analisis, Bukan Cuma Rangkum
Setelah beberapa artikel jurnal terkumpul, kalian bisa mulai membandingkan hasil-hasil penelitiannya. Perhatikan apa saja persamaan dan perbedaannya, serta kekuatan dan kelemahan masing-masing penelitian. Hasil yang berbeda atau bahkan bertentangan dengan hipotesis kalian bukan masalah, justru hal itu bisa membantu kalian melihat sudut pandang baru dan memperkuat analisis.

Temukan Gap Penelitian
Setelah membandingkan beberapa penelitian, coba lihat bagian yang masih jarang diteliti atau masih diperdebatkan. Nah, bagian itu bisa jadi celah penelitian kalian. Dengan fokus pada celah ini, penelitian kalian bisa lebih spesifik dan relevan. Cara ini juga bikin hasil penelitian kalian lebih berarti untuk topik yang sedang dipelajari.

Literature review memang kadang bikin pusing, tapi dengan cara yang tepat, semuanya jadi lebih gampang. Yuk, langsung praktikkan dan bikin penelitianmu makin terstruktur!

Behind The Semester Insight Vol #2

Share: