Setiap 17 Mei, Indonesia memperingati Hari Buku Nasional sebagai pengingat pentingnya budaya membaca. Bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, buku bukan hanya sumber ilmu, tetapi juga fondasi keterampilan komunikasi yang kritis dan reflektif.
Di era serba digital, membaca buku melatih kita berpikir lebih dalam, menyusun pesan dengan jelas, dan memahami konteks secara menyeluruh kemampuan penting bagi calon komunikator. Buku juga membantu membangun wawasan yang tidak bisa didapat dari konten instan.
Prodi Ilmu Komunikasi Unpad mendorong mahasiswanya untuk terus menumbuhkan budaya literasi, karena komunikasi yang baik selalu dimulai dari pemahaman yang kuat.
Mari rayakan Hari Buku Nasional dengan kembali membuka buku, membuka pikiran, dan membuka ruang untuk komunikasi yang lebih bermakna. [Ed]
